Panduan Admin
Panduan ini untuk super admin platform. Admin hanya menyiapkan: membuat program studi baru, menetapkan kaprodinya, dan mengelola pengguna, lalu boleh membuka laporan semua prodi. Kurikulum, kalender, kelas (termasuk menunjuk pengajarnya), kuis, dan materi prodi dijalankan kaprodi masing-masing (Panduan Kaprodi). Persiapan semester tiap prodi (kalender, kelas, pengajar, peserta) bisa Anda lihat tanpa mengubahnya: menu Kelas → pilih program studi (pilihan ini tampil selama Anda tidak mengajar kelas) → halaman Siapkan Semester prodi itu.
Admin juga harus terdaftar sebagai dosen aktif. Pilih peran admin di pemilih peran (pojok kanan bilah atas; di HP lembar Akun) — bawaannya admin — supaya bagian Admin tampil di menu dan Beranda menampilkan penyiapan platform. Peran dosen (atau kaprodi bila Anda juga kaprodi) menampilkan menu peran itu; hak akses tetap sama.
Daftar isi: Menu · Beranda · Kelola pengguna · Menyiapkan prodi baru · Kelola kaprodi · Laporan semua prodi · Daftarkan dosen · Di luar aplikasi · Kendala
Menu
| Tempat | Isi |
|---|---|
| Bilah atas (layar lebar) | Beranda · Kelas · Jadwal · Admin · Lainnya |
| Bilah bawah (HP) | Beranda · Kelas · Jadwal · Menu (lembar berisi bagian Admin dan Lainnya) |
| Admin | Pengguna, Kelola kaprodi, Program studi baru, Pantau proyek kerja, Laporan kepatuhan, Rekap rapor angkatan, Rekap rekaman |
Beranda
Judulnya Hari ini.
- Langkah yang belum selesai → Penyiapan platform
- Tetapkan kaprodi tiap prodi → Kelola kaprodi
- Pastikan dosen mengisi email kampus → Lihat daftar dosen
- Perlu dikerjakan — prodi yang belum punya kaprodi (Mendesak), prodi yang masih memakai data kaprodi lama, dan jumlah dosen aktif yang belum mengisi email kampus.
- Penyiapan program studi (kolom samping) — semua prodi beserta kaprodinya, atau tanda Belum ada kaprodi.
Kelola Pengguna
Menu Pengguna. Dua tab: Mahasiswa dan Dosen. Admin mengelola semua prodi.
Tab Mahasiswa
Roster platform hanya memuat mahasiswa kelas Flipped. Mahasiswa kelas Eksekutif dan Reguler di daftar akun email kampus tidak dimasukkan, karena tidak memakai platform ini.
- Cari Mahasiswa — pilih Program studi (atau (semua)), isi Angkatan dan/atau NIM atau nama, lalu Tampilkan. Kolom Kata sandi menunjukkan dibuat sendiri atau belum dibuat (masih kata sandi awal, kata sandi sementara, atau belum ada).
- Ubah pada baris membuka formulir Ubah Mahasiswa; Simpan Perubahan memperbarui data (NIM tidak bisa diubah).
- Reset kata sandi membuat kata sandi sementara acak untuk mahasiswa itu, ditampilkan sekali untuk Anda sampaikan; bila ia punya nomor WhatsApp, bot juga mengirimkannya kepadanya. Ia wajib menggantinya setelah masuk.
- Tambah Mahasiswa — isi NIM, Nama, Nomor WhatsApp, Email, Program studi, Angkatan, Semester, Status, lalu Tambah Mahasiswa. Nomor boleh ditulis
08…,8…, atau62…; tersimpan sebagai62…. Nomor boleh dikosongkan: mahasiswa tanpa nomor tetap bisa masuk dengan NIM/email dan kata sandi, hanya layanan lewat WhatsApp yang belum bisa dipakai. - Impor dari Excel — salin baris dari Excel/Google Sheets (kolom berurutan: NIM, Nama, Nomor WhatsApp, Email, Prodi, Angkatan, Semester), tempel di Baris, isi bawaan prodi/angkatan/semester, lalu tekan Periksa. Tabel pratinjau menampilkan nomor yang sudah dibakukan dan menandai baris bermasalah (mis. nomor tampil sebagai
6.28E+12— format kolom nomor di Excel sebagai teks lalu salin ulang). Tekan Simpan N Mahasiswa untuk menyimpan baris yang siap.
Tab Dosen
- Tambah Dosen — isi Nomor WhatsApp dan Nama lengkap, lalu Tambah Dosen. Dosen baru langsung aktif; email kampusnya diisi dosen sendiri. Nomor yang pernah dinonaktifkan diaktifkan kembali lewat formulir ini.
- Semua Dosen — cari dengan nama, email, atau nomor. Aksi per baris:
- Reset kata sandi — membuat kata sandi sementara acak (ditampilkan sekali, dan dikirim bot ke WhatsApp dosen itu). Tidak tampil untuk dosen yang belum mengisi email kampus.
- Ubah — nama dan nomor WhatsApp (email tidak bisa diubah di sini; dosennya sendiri yang mengisi).
- Jadikan admin / Cabut admin — hanya untuk dosen aktif. Admin aktif terakhir tidak bisa dicabut. Label perannya berubah setelah ia keluar lalu masuk lagi.
- Nonaktifkan / Aktifkan — dosen nonaktif kehilangan semua perannya (dosen, kaprodi, admin) dan tidak bisa masuk dengan cara apa pun. Anda tidak bisa menonaktifkan diri sendiri, dan admin aktif terakhir tidak bisa dinonaktifkan.
- Riwayat Jabatan Admin — siapa menetapkan atau mencabut admin siapa, dan kapan.
Menyiapkan prodi baru
1. Buat program studi
Menu Admin → Program studi baru (halaman Kurikulum Program Studi). Di halaman itu admin hanya melihat kartu Program Studi.
- Periksa tabel prodi yang sudah ada supaya kodenya tidak kembar.
- Di Tambah program studi baru, isi:
- Kode — mis.
pai: huruf kecil, angka, atau tanda hubung; 2–20 karakter; diawali huruf. Kode menjadi kunci di rumpun, CPL, mata kuliah, roster, dan kalender, jadi pilih dengan cermat dan jangan diubah sesudahnya. - Nama, Jenjang (bawaan S1), Total SKS (bawaan 144), Jumlah semester (1–14, bawaan 8), Proyek kerja mulai semester (0 = bawaan semester 4).
- Kode — mis.
- Tekan Simpan Prodi.
Admin tidak bisa mengubah prodi yang sudah ada (kecuali ia sendiri kaprodi prodi itu).
2. Tetapkan kaprodinya
Lanjutkan ke Kelola Kaprodi. Setelah itu rumpun, CPL, ritme, kalender, dan pengajar kelas diisi kaprodi tersebut.
Kelola Kaprodi
Menu Admin → Kelola kaprodi.
Menetapkan atau mengganti
- Di tabel Kaprodi per Program Studi, cari baris prodinya.
- Pilih dosen di kolom Tetapkan kaprodi (tampil sebagai Nama · email).
- Tekan Tetapkan (prodi tanpa kaprodi) atau Ganti, lalu konfirmasi.
- Tampil Kaprodi <prodi> kini <dosen>.
Mengosongkan
Tekan Kosongkan pada baris prodi, lalu konfirmasi. Kaprodi itu kembali menjadi dosen biasa untuk prodi tersebut. Selama kosong, laporan prodi itu hanya bisa dibuka admin.
Aturan
- Dosen yang belum mengisi email kampus tidak bisa dipilih. Mereka dirangkum di lipatan N dosen aktif belum mengisi email kampus. Minta mereka mengisinya di halaman Roster & Email Dosen.
- Satu prodi hanya punya satu kaprodi. Menetapkan kaprodi baru otomatis mengembalikan kaprodi lama menjadi dosen biasa untuk prodi itu.
- Satu dosen boleh sekaligus kaprodi dan admin.
- Kapan berlaku: akses laporan prodi berubah seketika. Bagian Prodi di menunya muncul saat halaman dimuat ulang; label perannya baru berubah setelah ia keluar lalu masuk lagi — sampaikan hal ini kepadanya.
Laporan Semua Prodi
Menu Laporan. Halamannya sama dengan laporan kaprodi (Panduan Kaprodi › Laporan prodi), dengan cakupan semua prodi:
| Laporan | Perbedaan untuk admin |
|---|---|
| Pantau proyek kerja | Pilihan Program studi punya opsi (semua). |
| Laporan kepatuhan | Kalender terbit berisi kalender semua prodi. |
| Rekap rapor angkatan | Prodi berisi semua prodi; saran NIM dari roster semua prodi. |
| Rekap rekaman | Rekap semua prodi. Admin melihat sesi tetapi tidak bisa menerbitkan atau menghapus rekaman. |
Untuk mengubah roster, atau pekerjaan mengajar lain, pindah ke peran dosen.
Mendaftarkan Nomor Dosen lewat WhatsApp
Dosen yang sudah menjadi anggota grup WhatsApp dosen dapat mendaftar sendiri. Untuk dosen di luar grup itu, Anda (dan kaprodi) bisa mendaftarkannya lewat chat pribadi ke nomor bot:
daftarkan dosen | nomor WhatsApp | nama lengkap
Contoh: daftarkan dosen | 081234567890 | Budi Santoso, M.Kom. Nomor boleh ditulis 08…, 62…, atau +62…. Tautan siap-pakai: Daftarkan dosen lewat WhatsApp — ganti kedua isian dalam kurung, lalu tekan Kirim.
Setelah tersimpan, bot mengirim langkah berikutnya ke nomor dosen itu: masuk di aplikasi, isi email kampus, lalu minta kaprodi menunjuknya sebagai pengajar kelas. Email tidak diisi di sini — dosen yang bersangkutan mengisinya sendiri.
Yang ditolak bot: nomor yang sudah terdaftar sebagai dosen aktif, nomor yang ada di roster mahasiswa, dan nomor yang pernah dinonaktifkan (hanya admin yang dapat mengaktifkannya kembali).
Calon dosen juga bisa meminta sendiri: bila ia mengirim daftar dosen | email padahal belum anggota grup dosen, bot membalasnya dengan teks siap-teruskan berisi tautan pendaftaran untuk Anda — Anda cukup mengetuk tautannya lalu menekan Kirim.
Reset Kata Sandi dan Nomor Mahasiswa lewat WhatsApp
Dua pekerjaan halaman Pengguna juga bisa dilakukan lewat chat pribadi ke nomor bot, dengan aturan yang sama:
- Reset kata sandi —
reset sandi | NIM mahasiswa atau email dosen(buka dengan pesan terisi). Admin bisa mereset siapa pun. Bot membalas kata sandi sementara acak untuk Anda sampaikan kepadanya, dan mengirimkannya juga ke WhatsApp pemiliknya bila nomornya tercatat. Ia wajib menggantinya setelah masuk. - Mendaftarkan nomor mahasiswa —
daftarkan mahasiswa | NIM | nomor WhatsApp(buka dengan pesan terisi). Untuk NIM yang sudah ada di roster, hanya nomornya yang dihubungkan; data lain tidak berubah. NIM yang belum ada ditambahkan bila isiannya lengkap:daftarkan mahasiswa | NIM | nomor WhatsApp | nama lengkap | kode prodi | angkatan | semester(mis.daftarkan mahasiswa | 261020099 | 081234567891 | Siti Aminah | bisdig | 2026 | 1). Nomor boleh ditulis08…,8…, atau62…; balasan bot menampilkan nomor yang tersimpan (62…). Nomor dosen dan nomor yang sudah terhubung dengan NIM lain ditolak. Roster hanya untuk mahasiswa kelas Flipped.
Yang dikerjakan di luar aplikasi
Hal berikut sengaja tidak punya tombol di aplikasi dan dikerjakan pengelola platform di sistem, bukan lewat aplikasi:
- Menetapkan admin pertama (sesudah itu admin menetapkan admin lain di Kelola Pengguna).
- Memindahkan data kaprodi lama yang masih memakai NIP ke email kampus (inilah butir prodi yang masih memakai data kaprodi lama di Beranda; sebagai admin Anda cukup menetapkan ulang kaprodinya lewat Kelola Kaprodi setelah dosen itu mengisi email kampus).
Hubungi pengelola platform untuk keperluan ini.
Kendala Umum
| Keadaan | Yang dilakukan |
|---|---|
| Dosen tidak muncul di pilihan kaprodi | Dosen belum mengisi email kampus, atau belum terdaftar sebagai dosen aktif. |
| Pengguna lupa kata sandi | Pengguna → cari orangnya → Reset kata sandi, atau kirim reset sandi \| NIM/email ke bot lewat chat pribadi. Pemiliknya mendapat kata sandi sementara yang wajib diganti. |
| ini admin aktif terakhir | Tetapkan admin lain dulu, baru cabut atau nonaktifkan admin itu. |
| Kaprodi baru belum melihat menu kaprodi | Minta ia keluar lalu masuk lagi. |
| Buat program studinya dulu di halaman Kurikulum | Belum ada prodi; buat lewat menu Admin → Program studi baru. |
| Prodi yang ada tidak bisa diubah | Perubahan data prodi dilakukan kaprodinya. |
| Muncul kartu untuk kaprodi | Halaman itu untuk kaprodi prodinya; admin hanya membaca. |